Rabu, 11 Januari 2017

Cinta untuk Orang Tua

             Cinta !!! adalah sebuah kata dimana semua orang mengetahuinya dan sering mendengar hingga mengucapkannya. Aku tidak luput didalamnya. cinta monyet dimasa kecil hingga cinta didunia dewasa tentu aku memiliki kisah didalamnya. Dalam perjalanan hidupku akupun memahami bahwa cinta yang kukenal sejak kecil dimana cinta hanya diperuntukkan pada pasangan lawan jenis adalah sebuah persepsi yang salah. Makna cinta lebih luas dari itu,, jauh lebih indah dari sekedar dua orang,, jauh lebih murni dari embun. Tidak hanya merasakan cinta pada lawan jenis,, aku pun menyadari bahwa ada cinta pada setia makhluk yang ada didunia ini terutama cinta kepada orang tua. Cinta kepada orang tua ku rasa itulah its real love,, cinta yang seharusnya tak pernah pudar,, cinta yang tak akan pernah membawa pada tangisan,, cinta yang tak akan mengantarkanmu pada kekecewaan,, cinta yang tak akan mengenalkanmu pada angan yang tak pasti. 
                  
                  Tentang cinta, aku belajar banyak hal tentang cinta ketika aku terjatuh dalam cinta pada seorang pria ketika aku menjadi mahasiswi. sebuah cinta dimana setiap kali aku mengingatnya aku akan tersenyum sendiri. Mengingat kembali akan cinta yang belom pernah aku kenal sebelumnya. Terjatuh hatiku pada sesosok pria yang menjadi pujaan banyak wanita,, pada awalnya aku ingin mengelakmu bahwa hatiku takkan pernah terjatuh pada hati yang tak pernah kukenal sebelumnya. Mengenalmu,  melihat kesholehanmu semakin membuatku tanpa sadar melukiskanmu dalam hatiku. 4 tahun silam ketika aku pertama kali melihatmu,, kufikir itu adalah hari terakhir kita akan bertemu dan tidak ada harapan untuk melihatmu kembali dalam hidupku pada awalnya. Namun kemudia Allah menuliskan pertemuan kita. 
              
                     Aku tidak pernah tau kapan tepatnya hati yang kumiliki dalam tubuhku selalu menyebut namamu,, yang aku ingat namamu mulai sering muncul difikiranku sejak aku mengetahui ibundamu yang tercinta sedang terbaring sakit tak berdaya.. Aku merasakan ada kesedihan yang lebih mendengar berita itu,, kesedihan yang begitu kuat,, kesedihan yang aku tak ingin kau merasakannya,, kesedihan yang begitu dalam hingga membuatku untuk pertama kalinya setelah sekian lama tak melakukannya akhirnya aku melakukkannya. Dalam tidur lelapku tiba-tiba aku terbangun di sepertiga malam karena kau mengunjungi mimpiku. Entah kenapa aku bangun dan terus ke kamar mandi untuk berwudhu' hingga aku melakukan sholat sepertiga malam yang dulu pernah menjadi sholat favoritku. Kali ini aku hanya meminta kesembuhan ibundamu,, aku hanya khusus meminta agar Allah segera mengambil penyakit ibundamu dan menganugerahi kesehatan untuk ibundamu yang tercinta.. Aku menangis dalam do'aku, tak ada hal lain yang aku panjatkan dalam sholatku kala itu.. Setelahnya aku tetap menangis di atas sajadahku,, semua bayangmu terlihat seakan aku merasakan ketakutan yang kamu rasakan, ikut merasakan kekhawatiran dalam benakmu,, lalu kemudian aku menangis dan terus menangis.. Lalu aku tersadar satu hal dan mulai bertanya,, apa yang sedang aku lakukan?? kenapa aku melakukannya ?? kamu bukan siap-siapaku.. Bahkan mungkin kamu tak tahu siapa namaku tapi apa yang aku lakukan.. Kenapa aku merasakan semua hal itu untuk seseorang yang bahkan aku tak pernah menyapanya sebelumnya.. Ku rasa saat itulah awal kau mulai hadir dan tertulis dalam hati dan hidupku...

vhilsa zahratun nisa
jember
11/01/2017

0 komentar:

Posting Komentar

 

duNia reMaja Published @ 2014 by Ipietoon